"Jadi Rabu nanti terminal baru ini sudah beroperasi. Semoga lancar," kata General Manager Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara Dorma Manalu di terminal baru Bandara Husein Sastranegara, Jalan Padjajaran, Kota Bandung, Senin (4/4/2016).
Terminal baru benuansa modern tersebut merupakan hasil pembangunan yang berlangsung sejak 29 September 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selanjutnya aktivitas dipindahkan ke terminal baru. Sehingga Rabu pagi jam empat nanti terminal baru ini dapat beroperasi," ujar Dorma.
Sepekan terakhir, kesibukan nampak terlihat menjelang persiapan berfungsingnya terminal baru berlantai dua ini. Pihak-pihak terkait, kata Dorma, sudah diinformasikan oleh pihak PT Angkasa Pura II soal rencana beroperasinya terminal baru melayani kedatangan dan keberangkatan layanan penerbangan domestik serta internasional.
![]() |
"Kami sudah mengeluarkan surat kepada stakeholder berkaitan operasional terminal lama ke terminal baru," ucap Dorma.
Angkasa Pura II sebagai pengelola berharap kondisi tempat yang lebih nyaman dan luas membuat pengguna, baik penumpang domestik maupun wisatawan asing, akan lebih merasakan manfaat lebih dari penampilan baru ini.
Dengan diperluasnya terminal, kapasitas tampung terminal akan meningkat signifikan menjadi 3,4 juta penumpang per tahun atau lebih tinggi dibandingkan sebelum pengembangan yang hanya 750.000 penumpang.
Wajah baru bandar udara ini mengambil tema 'Modern with Traditional Nuances Airport'. Desain bangunan terinspirasi arsitektur tradisional atap rumah khas Jawa Barat, yakni Leuit (tempat menyimpan gabah) dan Julang Ngapak (rumah tradisional Sunda), serta senjata tradisional khas Jawa Barat yakni kujang.
Melihat interior terminal, memang kental dengan nuansa seni khususnya seni lukis. Di lantai 2 terminal terdapat karya lukis dari seniman John Martono yang dipajang di hampir semua bagian tembok terminal. Semua titik lukisan yang berwarna-warni itu cukup menarik untuk dijadikan spot foto.
![]() |
Lalu bagaimana nasib terminal lama?
"Terminal lama langsung tutup, seminggu kemudian akan direnovasi. Setelah enam bulan akan menjadi terminal internasional. Nanti yang di sini (layanan internasional) dipindahkan ke sana," kata Dorma. (bbn/ang)













































