Hal ini sejalan dengan program Presiden Joko Widodo untuk mencetak ribuan technopreneur.
"E-commerce akan menjadi pilar perekonomian Indonesia ke depan. Di 2016 akan menjadi US$ 26 miliar. Jokowi ingin membangun lebih dari 1.000 technopreneur," ujar Rosan di acara Pengukuhan dan Rapat Pengurus Lengkap KADIN di Grand Ballroom Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rata-rata penggunaan hp (handphone) di Indonesia 4 jam sehari," tutur Rosan.
Pemerintah juga perlu mendukung industri bisnis e-commerce ini guna meningkatkan perekonomian dalam negeri yang sedang tidak terlalu baik. (hns/hns)










































