Jembatan 733 Meter Dibangun di Papua, Ini Perkembangannya

Jembatan 733 Meter Dibangun di Papua, Ini Perkembangannya

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 06 Apr 2016 07:41 WIB
Jembatan 733 Meter Dibangun di Papua, Ini Perkembangannya
Foto: Kementerian PUPR
Jakarta - Pembangunan Jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua terus dikebut. Jembatan sepanjang 733 meter ini menunjukkan perkembangan pembangunan fisik yang positif.

"Hingga hari ini, perkembangannya sudah sekitar 14% bila dilihat dari pekerjaan fisik yang sudah kita lakukan. Jadi 14% terutama pekerjaan yang bentang tengah," ujar Kepala Balai Jembatan Wilayah X Papua, Oesman H. Marbun kepada detikFinance, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (5/4/2016).

Pekerjaan paling nampak adalah pekerjaan pembuatan struktur pondasi jembatan yang akan menjadi tulang punggung konektivitas antara ibu kota Jayapura dengan wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini di Skow, Muara Tami tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Kita sudah mulai membuat pondasi. Kemudian sudah mulai memasang cetakan bor pile (tiang pancang yang ditanam di dalam tanah). Kemudian kami juga sudah menempatkan Batching Plant (alat untuk mencampur beton) dan sudah menempatkan material seperti baja, batu pecah dan semen di dekat lokasi," papar dia.

Jembatan dengan panjang total 733 meter ini, berdiri di atas laut di teluk Youtefa, menghubungkan daerah Hamadi di Distrik Jayapura Selatan yang berada di sisi barat jembatan dan daerah Holtekamp di Distrik Muara Tami di sisi timur jembatan.

Keberadaan jembatan ini bisa mempersingkat waktu tempuh dari Kota Jaya Pura menuju Skow, Distrik Muara Tami yang merupakan perbatasan RI-Papua Nugini.



Pelaksanaan pembangunan fisik jembatan terpanjang di Papua ini dikerjakan oleh Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) Tbk, dan PT Nindya Karya (Persero).

Biaya pembangunan jembatan diperkirakan mencapai Rp 1,5 triliun yang didanai secara patungan (cost sharing) dari APBN untuk Jembatan Utama atau bentang tengah dan APBD Provinsi Papua untuk Jembatan pendekat arah Holtekamp, serta APBD Kota Jayapura untuk mendanai pembangunan Jalan pendekat arah Hamadi dan pembebasan lahan.

"Diharapkan seluruh proses pembangunan dapat selesai tepat waktu yakni tahun 2018," pungkas dia.

(dna/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads