Arab Saudi Tekan Harga Minyak
Rabu, 16 Mar 2005 10:04 WIB
Jakarta - Arab Saudi akan berupaya untuk menekan harga minyak dunia yang saat ini dirasakan cukup tinggi dengan memperbesar produksi minyak dengan atau tanpa dukungan dari OPEC. Namun sejauh ini upaya tersebut dirasakan tidak cukup berhasil.Sejumlah anggota OPEC memang berkeinginan untuk meningkatkan produksi dan ekspor minyaknya untuk menekan harga minyak. Namun upaya tersebut mendapat tentangan dari anggota OPEC lainnya yang menolak menambah kuota ekspor minyak OPEC.Organisasi Negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) akan membahas dua keinginan tersebut dalam pertemuan yang dilakukan Rabu (16/3/2005) hari ini. Namun sejauh ini, OPEC memang berencana menaikkan kuota ekspor minyaknya untuk menekan harga minyak yang saat pada kisaran US$ 55 per barel.Proposal yang diajukan Arab Saudi seperti yang dikutip AP hari ini adalah menambah kuota ekspor sebesar 500 ribu barel per hari atau kenaikan sekitar 2 persen. Batas kuota ekspor OPEC kali ini sebesar 27 juta barel per hari.Presiden OPEC, Sheik Ahmad Fahad Al Ahmad Al Sabah yang juga Menteri Perminyakan Kuwait akan berusaha mengungkapkan semua argumentasi di hadapan sidang OPEC tentang alasan kenapa kuota minyak harus ditingkatkan. Bahkan menurutnya, kuota haru dinaikkan sekitar 700 ribu barel per hari sehingga menjadi 27.7 juta barel per hari atau dinaikkan lagi menjadi 28,2 juta barel per hari.Saat ini harga minyak untuk jenis light sweet crude untuk kontrak bulan April diperdagangkan sekitar US$ 55,05 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara di London, minyak untuk jenis brent crude diperdagangkan sebesar US$ 53,85 per barel.
(mar/)










































