Putri, salah seorang pedagang beras yang ditemui detikFinance mengungkapkan, belum ada penyesuaian harga di tingkat pedagang grosir meski sudah masuk panen raya dan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kondisi itu membuatnya masih mengecer beras dengan harga lama.
"Masih sama kayak dulu, belum ada yang berubah harganya dari awal tahun. Contohnya beras IR 64 harganya Rp 8.000/liter, Ramos Rp 9.000/liter, beras Solo Rp 10.000/liter, dan yang bagus atau premium kayak BMW Cianjur Rp 13.000/liter," tutur Putri ditemui di kiosnya, Minggu (10/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kan ambilnya dari Pasar Induk Cipinang, kadang dari (Pasar) Gembrong. Ikutin saja harganya, lah wong di sana belum turun padahal kan sudah panen. Nggak ngaruh kayaknya BBM turun," ujar Wisnu.
Di kios miliknya, Wisnu menjual harga beras kemasan 10 kg seharga Rp 125.000 untuk beras Ramos, Rp 135.000 jenis beras Solo, dan Rp 165.000 untuk merk BMW Cianjur. (drk/drk)










































