"Ini cuma menyederhanakan izin, padahal di UMKM itu biasa tidak menggunakan PT kan? Biasanya perorangan," kata Ketua Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) M. Ikhsan, di Gedung BKPM, Senin (11/4/2016).
Menurutnya, permasalahan UMKM saat ini tak hanya dipermodalan namun juga pada iklim usaha dan kurangnya dukungan pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kebijakan pemerintah dalam penyaluran KUR juga dinilai tidak maksimal. Salah satunya masalah agunan yang masih diminta perbankan di lapangan.
"Semua bank penyalur itu semua butuh agunan, minta agunan, meminjam Rp 25 juta minta motor sama BPKB. Menkop (Menteri Koperasi dan UKM) nggak bisa bilang apa-apa," sebutnya.
Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengungkapkan, untuk bisa mendorong terciptanya banyak wirausahawan, maka perlu kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya terkait pendanaan dari perbankan.
Pemerintah telah menginstruksikan kepada perbankan untuk bisa memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 9% per tahun bagi wirausahawan yang ingin mengembangkan bisnisnya. (feb/feb)











































