Tax Haven Favorit Orang RI Bukan Panama, Tapi British Virgin Island

Tax Haven Favorit Orang RI Bukan Panama, Tapi British Virgin Island

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 11 Apr 2016 18:20 WIB
Tax Haven Favorit Orang RI Bukan Panama, Tapi British Virgin Island
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Panama Papers boleh saja membuat heboh dunia karena melibatkan nama-nama penting dari banyak negara. Bagi Indonesia ternyata kondisinya berbeda, karena memang Panama bukanlah 'surga pajak' favorit orang Indonesia.

Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, mengutarakan tiga surga pajak yang menjadi favorit orang Indonesia, yaitu British Virgin Island (BVI), Cook Island, dan Singapura.

"Yang menarik data tax havens orang Indonesia di luar negeri, Panama tidak masuk 3 besar. Karena nomor satu itu BVI, kedua Cook Island dan ketiga Singapura. Jadi Singapura itu lebih dari Panama," ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketiga wilayah tersebut menjadi pilihan karena berdasarkan fasilitas dan kenyamanan yang diberikan. Bambang membayangkan bila data tersebut bocor, maka kehebohan yang terjadi di negara lain bisa menular ke Indonesia.

"Kita berharap nanti ada BVI paper, Cook Island paper, dan Singapura paper sehingga semua terbuka dan sekarang baru hanya panama paper yang itu diyakini mempunyai rekening di luar negeri yang belum dilaporkan di dalam SPT," papar Bambang.

Bambang menyampaikan dari data sementara, total dana orang Indonesia yang berada di luar negeri ternyata jauh di atas Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Pada 2015 PDB Indonesia mencapai Rp 11.400 triliun.

"Saya nggak ngomong jumlahnya sekarang, tapi yang pasti lebih besar dari PDB. PDB kita 2015 itu Rp 11.400 triliun. Jadi kalau membayar repatriasi 1% paling tidak kita dapat Rp 114 triliun dengan jumlah itu belum seluruhnya, karena itu kita perlu sebanyak-banyaknya," terangnya. (mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads