Saat ini, kapasitas 2 runway atau landasan pacu Bandara Soetta baru mampu melayani 72 pergerakan pesawat take off dan landing setiap jamnya.
"Men-develop pergerakan-pergerakan yang ada di airside (sisi udara) yang saat ini ada 72 kita tingkatkan jadi 100 bahkan 120," ujar Direktur Utama AP II, Budi Karya Sumadi di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan sisi udara sejalan dengan pembangunan sisi darat seperti pengembangan terminal penumpang.
"Tapi secara infrastruktur kami akan membangun Terminal 3 Ultimate. Kami akan merevitalisasi Terminal 1 dan Terminal 2. Kami juga di airside akan menambah runway ke-3, meningkatkan PCN (kekerasan) landasan kedua, dan membangun east cross taxiway," tutur Budi.
Selain itu, AP II juga akan melakukan perubahan dari segi pelayanan dan juga Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memberikan pelayanan terbaik di Bandara Soetta.
"Kami akan lakukan suatu perubahan yang mendasar dari segi SDM," tutup Budi. (feb/feb)











































