Tol Pemalang-Batang Masih Tunggu Kesiapan Lahan

Tol Pemalang-Batang Masih Tunggu Kesiapan Lahan

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 13 Apr 2016 08:57 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Pembangunan jalan tol Trans Jawa terus dikebut, meski saat ini tengah terkendala dana pembebasan lahan dari pemerintah yang sudah habis, sehingga kegiatan pembebasan lahan belum bisa dilanjutkan.

Salah satu yang menerima dampak adalah Jalan Tol Pemalang-Batang sepanjang 39,2 kilometer (km) terdiri dari 2 seksi pekerjaan. Menurut data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), saat ini pembangunan konstruksi masih menunggu kesiapan lahan.

Pengelolaan dilakukan oleh PT Pemalang Batang Toll Road  yang mayoritas sahamnya saat ini dikuasai oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor konstruksi, PT Waskita Karya Tbk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Waskita Karya melalui anak usahanya, PT Waskita Toll Road, melakukan akuisisi kepemilikan 4 BUJT atau Pengelola Jalan Tol yang dikuasai oleh Grup usaha MNC lewat PT MNC Infrastructure.

Empat BUJT tersebut adalah PT Semesta Marga Raya pengelola Jalan Tol Kanci-Pejagan, PT Pemalang Batang Toll Road pengelola jalan Tol Pemalang-Batang serta PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol pengelola jalan Tol Pasuruan-Probolinggo, serta PT Trans Jabar Toll yang mengelola Jalan Tol Bogor-Ciawi-Suka Bumi (Bocimi).

Akuisisi dilakukan dengan membuat perusahaan patungan MNC dan Waskita yang diberi nama CV Waskita MNC Trans Jawa Toll Road. Waskita pemegang saham pengendali perusahaan patungan yang akan menjadi pengendali 4 BUJT jalan tol tersebut.

Pembiayaan pembebasan tanah untuk memuluskan proses pembangunan jalan tol ini diperkirakan mencapai Rp 803 miliar. Biaya investasinya sekitar Rp 4,08 triliun dan biaya konstruksi sebesar Rp 2,27 triliun.

Saat ini pembebasan lahan untuk ruas tol Pemalang-Batang baru mencapai angka 4,25% dan progres konstruksinya masih menunggu kesiapan lahan. "Targetnya 2018 sudah bisa selesai," tutur Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna, kepada detikFinance, Rabu (13/4/2016). (dna/wdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads