Dalam kunjungannya ke Eropa, ada beberapa hal yang dibahas. Pertama, Kementerian BUMN melakukan pembicaraan dengan Rolls Royce terkait penggunaan mesin pesawat yang rencananya dipasang di armada baru Garuda Indonesia.
"Kemarin itu memang pembicaraannya dengan Rolls Royce, salah satunya kita membicarakan kan Garuda itu dari beberapa waktu yang lalu ini sebetulnya order yang lama dari sebelum manajemen yang sekarang," kata Rini usai acara HUT Kementerian BUMN ke 18 di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan harapan, supaya kita bisa melakukan maintainance-nya sendiri dan di kemudian hari kita bisa diizinkan untuk melakukan maintainance untuk engine Rolls Royce yang dimiliki airlines lain," sebutnya.
Rini mengaku pihak Rolls Royce memberi lampu hijau terkait rencana Kementerian BUMN tersebut. Final kerja sama ditargetkan akan diputuskan saat lawatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Eropa.
"Jadi target kita memang mau menjadi center untuk maintainance service dari pesawat terbang. Ini kemarin dibicarakan, mereka pada dasarnya dapat menerima usulan kita itu. Dan semoga kunjungan bapak presiden nanti bisa memfinalkan itu," ujarnya. (feb/feb)











































