Hal ini disampaikan Menteri BUMN Rini Soemarno, usai acara HUT ke-18 Kementerian BUMN, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016).
"Mereka sangat men-support, pokoknya di atas US$ 1 miliar," kata Rini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka itu sekarang ingin betul memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia. Jadi mereka menawarkan bahwa mereka mempunyai ekspor kredit. Ekspor kredit itu bukan berarti 100% barangnya itu dari Inggris. Minimal 20% saja cukup," sebutnya.
Selain UK, Jerman melalui perusahaan pembiayaannya bernama KfW kembali menawarkan pinjaman kepada BUMN Indonesia. Setelah membiayai sektor kelistrikan, KfW berniat mendukung pembiayaan untuk pengadaan kapal laut hingga infrastruktur.
"Mereka sudah memberikan kepada PLN, jadi mereka juga menawarkan untuk Pelni dan infrastruktur yang lain," sebutnya. (feb/feb)










































