Dilalui Kereta Cepat JKT-BDG, 5 Daerah Ini Belum Revisi RTRW

Dilalui Kereta Cepat JKT-BDG, 5 Daerah Ini Belum Revisi RTRW

Tya Eka Yulianti - detikFinance
Rabu, 13 Apr 2016 16:32 WIB
Dilalui Kereta Cepat JKT-BDG, 5 Daerah Ini Belum Revisi RTRW
Foto: Tim detik.com
Bandung - Pasca groundbreaking pembangunan kereta cepat Bandung-Jakarta, ternyata masih ada 5 dari 8 kabupaten/kota yang belum menuntaskan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kedelapan daerah itu nantinya akan dilewati kereta cepat.

Melihat hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan melakukan percepatan dengan jalan mendorong penyelesaian revisi RTRW supaya pembangunan bisa kembali dikebut.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Jabar, Iwa Karniwa saat ditemui usai rapat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Rabu (13/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah groundbreaking ada banyak hal yang harus dikoordinasikan, di antaranya revisi RTRW 8 daerah yang dilalui kereta cepat," ujar Iwa.

Dari 8 daerah, baru tiga yang telah menyelesaikan revisi RTRW-nya yaitu Kota Bandung, Kota Bekasi dan Kabupaten Bandung.

"Lima daerah lainnya yaitu Kabupaten Purwakarta. Kabupaten Karawang, Kota Cimahi. Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bandung Barat saat ini dalam percepatan," tuturnya.

Lima daerah itu diminta secepatnya merevisi RTRW supaya jadwal pembangunan tidak terus mundur.

"Kita akan melakukan pendampingan dengan Dinas Kimrum secara terus menerus supaya dipantau," kata Iwa.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Hanggoro Budi Wiryawan menuturkan bahwa saat ini pengerjaan fisik baru dilakukan di titik Cikalong Wetan.

"Proses pengerjaan sudah delay 2 bulan dari jadwal. Karena itu kita harus mengubah pola kerja untuk percepatan, salah satunya ya merevisi tata ruang," ujar Hanggoro.

Daerah tersebut nantinya melakukan penyesuaian RTRW dengan memasukkan rencana proyek kereta cepat yang sebelumnya tidak ada.

Bukan hanya di RTRW Kabupaten Kota, RTRW Nasional juga saat ini masih disusun. Bukan karena adanya proyek kereta cepat namun proyek pembangunan lainnya. (tya/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads