Percepat Pembebasan Tanah, Pemerintah Bikin BLU Land Banking

Percepat Pembebasan Tanah, Pemerintah Bikin BLU Land Banking

Muhammad Idris - detikFinance
Rabu, 13 Apr 2016 21:57 WIB
Percepat Pembebasan Tanah, Pemerintah Bikin BLU Land Banking
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Untuk mengatasi permasalahan lahan, pemerintah akan membentuk lembaga yang khusus menangani pengelolaan aset berupa lahan untuk keperluan pembangunan jalan tol. Termasuk mengelola dana yang dipakai untuk pembebasan lahan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan lembaga berbentuk Badan Layanan Umum (BLU) bernama LMAN atau Lembaga Manajemen Aset Negara, dan berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Nanti ada BLU aset land banking, bentuknya lembaga manajemen aset negara yang ada di Kemenkeu. Jadi itu yang akan membiayai (pembelian) tanah semua. Namanya LMAN, kaya nama susu kuat," jelas Basuki ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, BLU tersebut hanya akan jadi pengelola dana untuk pembebasan lahan khusus untuk jalan tol. Sementara proses pelaksanaannya pembebasan lahan dilakukan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Tetapi yang menyelenggarakan itu BPN bersama dengan kementerian bersangkutan. Cuma uangnya sudah tidak dialokasikan lagi di APBN, seperti biasa akan lebih memudahkan terlokalisir dalam satu tempat," ujar Basuki.


Lebih Fleksibel

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala, BPN Ferry Mursyidan Baldan menambahkan, dengan dana pembebasan lahan dikelola BLU khusus, maka proses pembebasan lahan lebih fleksibel karena tidak dibatasi tahun anggaran.

"Ini baru mekanisme BLU-nya untuk dana infrastruktur termasuk pembebasan lahan, nanti seluruh biaya pembebasan lahan tidak melekat lagi di kementerian, tapi di BLU itu. Ini mekanisme awalnya," jelas Ferry ditemui di Kementerian BUMN.

Dia melanjutkan, BLU itu bisa beroperasi secara penuh melakukan pembelian lahan untuk kebutuhan jalan tol pada 2017 mendatang.

"Nanti ini proses ini kan mekanisme transisi dulu sampai Desember 2016. Nanti ke sana kan pakai yang 2017 juga ada lagi," ungkap Ferry.

Sebagai informasi, tahun ini pemerintah akan menyuntikan dana pada LMAN sebesar Rp 16 triliun. Jumlah tersebut sesuai dengan besaran anggaran untuk alokasi pembebasan lahan untuk tol di tahun 2016. Selain tol, ke depan, lembaga baru ini juga akan jadi pengelola aset untuk pembebasan proyek strategis lainnya seperti rel kereta api, pelabuhan, bandara, dan sebagainya. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads