Darmin: Penerimaan Negara Masih Lambat, Harus Pintar Alokasinya

Darmin: Penerimaan Negara Masih Lambat, Harus Pintar Alokasinya

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 14 Apr 2016 13:47 WIB
Darmin: Penerimaan Negara Masih Lambat, Harus Pintar Alokasinya
Foto: Maikel Jefriando-detikFinance
Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Darmin Nasution, mengakui kondisi penerimaan negara beberapa tahun terakhir masih berada dalam tren melambat. Maka menjadi tugas pemerintah agar lebih pintar untuk mengalokasikan pada setiap pagu belanja.

"Dalam situasi penerimaan yang melambat, ya harus lebih pintar-pintar untuk mengalokasikannya," kata Darmin di Kantor Balai Kota, DKI Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Sekarang pemerintah mengubah tradisi lama dalam perencanaan pembangunan dan penganggaran. Menurut Darmin arah yang diciptakan adalah dengan mendorong realisasi anggaran kepada program-program prioritas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darmin menceritakan adanya kesalahan pola pikir dari berbagai perencana di Indonesia. Kalangan tersebut menilai bahwa anggaran pemerintah menentukan pertumbuhan ekonomi.

"Salah. Anggaran pemerintah selalu lebih kecil peranannya dari pertumbuhan  ekonomi. Paling besar itu dari swasta berupa investasi. Walaupun juga bersama-sama anggaran pemerintah," papar Darmin.

Untuk itu, dalam perencanaan program prioritas harus ada sinergi antara sesama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah serta dunia usaha. Agar masing-masing pihak mengerti tugas dan fungsi masing-masing dalam pembangunan.

"Kita sudah melakukan pembangunan infrastruktur, kita sudah melakukan deregulasi. Kita harus mempertajam alokasi anggaran kita," pungkasnya, (hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads