Namun adanya kebijakan tax amnesty yang akan diterapkan pemerintah dinilai bisa meningkatkan pasar properti.
"Saya pikir tax amnesty untuk kita di dunia properti kita sangat menunggu itu, karena sektor konsumer properti yang konsumsi itu yang residensial, nah yang residensial sekarang ini oenurunannya terlalu dalam, itu perlu diberikan tenaga dan tenaga itu bisa datang dari tax amnesty," ungkap Vice Chairman Investment Cushman and Wakefield Indonesia, Handa Sulaiman, kepada detikFinance, di kantornya, Jakarta, Kamis (14/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tax amnesty itu membuat orang Indonesia bisa belanja lagi lah, menurut saya signifikan angkanya untuk pertumbuhan properti, karena menurut saya yang middle-upper juga banyak kok yang taruh uangnya di luar, jadi ini bisa cukup membantu," kata Handa.
Di kelas menengah penurunannya mencapai 41,5% , menengah ke atas penurunannya mencapai 24,7% sementara di kelas atas penurunannya 16,5% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. (wdl/wdl)











































