Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin menuturkan terhadap dolar AS, rupiah menguat 1,3% atau 174,36 poin menjadi 13.356. Kemudian terhadap yen penguatan terjadi 3,62% atau 4,30 poin menjadi 114,38.
"Rupiah secara rata-rata nasional pada tingkat eceran menguat terhadap dolar AS dan yen," ungkap Suryamin dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (15/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila dibandingkan dengan dolar Australia dan Euro justru melemah," jelasnya.
Bila dilihat berdasarkan provinsi, maka penguatan rupiah terhadap dolar AS tertinggi ada di Sumatera Utara. Dolar setara Rp 12.372,92. Untuk level terendah ada di Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan dolar AS Rp 13.450.
"Adanya level tertinggi dikarenakan permintaan dolar yang cukup besar di sana," kata Suryamin. (mkl/ang)











































