3 Minggu Berjalan, Penerbangan Garuda ke Tanah Batak Terisi 70%

3 Minggu Berjalan, Penerbangan Garuda ke Tanah Batak Terisi 70%

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 15 Apr 2016 20:00 WIB
3 Minggu Berjalan, Penerbangan Garuda ke Tanah Batak Terisi 70%
Foto: Feby Dwi Sutianto
Jakarta - Sejak mulai membuka penerbangan langsung Jakarta ke Bandara Silangit, di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara pada 22 Maret lalu, tingkat keterisian penumpang (load factor) pada rute baru tersebut terbilang tinggi.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Arif Wibowo mengungkapkan, tingkat keterisian rata-rata penerbangan ke Bandara 'Tanah Batak' saat ini lebih dari 70%.

"Ternyata di atas 70%. Usaha kita buat memastikan penerbangan ini harus bagus. Masyarakat Batak menyambut sangat baik, mereka kan suka pulang kampung," kata Arif ditemui di kantor pusat Garuda Indonesia, Tanggerang, Jumat (15/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Garuda Indonesia sendiri Jakarta-Silangit sebanyak 3 kali dalam sepekan dengan memakai pesawat Bombardier CRJ-1000 berkapasitas 96 penumpang.
Selain itu, penerbangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta-Bandara Silangit diprediksi bisa melonjak sangat tajam saat ada acara besar di Tanah Batak, khususnya yang berada di sekitar Danau Toba. Apalagi, Danau Toba menjadi salah satu destinasi prioritas yang dikembangkan Pemerintah Pusat.

"Makanya sebenarnya dari iklan pengaruhnya sedikit. Ada event itu besar sekali. Makanya dari kita sendiri juga coba pendekatan dengan membuat event di Danau Toba seperti foto contest, ada yang pakai drone dan sebagainya," ujar Arif.

Kendati demikian, pihaknya juga mengalami kendala cuaca dalam penerbangan ke Bandara Silangit karena berada di dataran tinggi.

"Dia kalau tidak salah kan di atas 1.000 mdpl. Jadi ketika kita mau mendarat pagi embunnya banyak sekali, sebaliknya kalau terlalu siang awan banyak sekali. Makanya coba upgrade peralatan navigasinya, ini juga kan investasi untuk peningkatan traffic dan keselamatan," pungkasnya. (feb/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads