Pembangunan Pelabuhan Patimban Akan Dimulai 2017

Pembangunan Pelabuhan Patimban Akan Dimulai 2017

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Minggu, 17 Apr 2016 14:00 WIB
Pembangunan Pelabuhan Patimban Akan Dimulai 2017
Foto: agung pambudhy
Jakarta - Rencana pemerintah untuk membangun pelabuhan pengganti Cilamaya di Karawang Jawa Barat akan segera terwujud. Pemerintah telah menetapkan Pelabuhan Patimban di Subang sebagai pengganti Pelabuhan Cilamaya. Rencana pembangunan pelabuhan di luar Jakarta dilakukan karena padatnya lalu-lintas barang dan kapal di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurut Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, rencana pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang bakal memasuko fase Detail Engineering Design (DED). Bila proses perizinan dan pengkajian tuntas dilakukan, Sofyan memproyeksi pembangunan Pelabuhan Patimban akan dimulai pada tahun 2017 mendatang.

"Ini dalam tingkat pengambilan kebijakan. Mungkin karena dipindahkan akan ada tahap detail engineering dan macam-macam itu paling 2017 atau 2018 baru bisa dimulai. Pembangunannya barangkali 2017," terang Sofyan di sela peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2016, Jakarta Pusat, Minggu (17/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Guna menindaklanjuti pembangunan Pelabuhan Patimban, beberapa kementerian dan lembaga akan duduk bersama untuk menyamakan pandangan dengan Presiden Joko Widodo (Joko Widodo).

"Kita mau waktu itu mau ratas (rapat terbatas) dulu, tapi Pak Presiden (Jokowi) lagi ke luar negeri. Jadi mungkin mungkin setelah beliau pulang kita adakan ratas lagi," ujar Sofyan.

Pada rapat di Istana Negara pekan depan, beberapa pihak akan memutuskan konsep pembangunan pelabuhan tersebut.

"Intinya adalah bahwa itu akan dibangun, kan pertama scheme-nya dulu bagaimana membangun. Sudah ada konsepnya, tapi perlu ada keputusan. Keputusan itu kita bicarakan dalam ratas nanti," jelas Sofyan.

"Itu sudah ada pelabuhan di situ sebenarnya dikembangkan. Jadi sudah ada pelabuhan kecil, tanah juga sudah ada tapi perlu dikembangkan, karena kita butuh pelabuhan besar di situ," pungkas Sofyan.

Dengan adanya Pelabuhan Patimban, diharapkan sebagian aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Tanjung Priok bisa dialihkan ke Patimban.

"Karena Jakarta ini sebenarnya cukup besar tapi masalahnya adalah traffic, jalannya itu akses ke Priok," kata Sofyan. (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads