"Selesainya dan langsung beroperasi itu pada akhir 2016," ujar Jonan di Istana Negara, beberapa waktu lalu .
Rute yang akan dilalui oleh kereta ini adalah dari Stasiun Padang (Simpang Haru) menuju Stasiun Duku (Batang Anai), dan bandara. Rel yang dibangun juga merupakan jalur tambahan sepanjang 4,2 kilometer (km).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jonan tidak ada persoalan pembebasan lahan yang terlalu rumit sehingga pembangunannya juga akan berjalan sesuai rencana.
"Tidak ada masalah lahan, bisa sesuai rencana kok itu," tegas Jonan.
Proyek ini dibangun oleh pemerintah dengan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015. Berbeda dengan kereta bandara Soekarno Hatta (Soetta) yang dibangun oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).
"Yang bangun pemerintah (di Padang) karena itu takut tidak komersial. Kalau Jakarta kan komersial, makanya biar PT KAI yang bangun sendiri," jelasnya.
Selain kereta bandara, pemerintah juga akan menghidupkan lagi jalur kereta yang selama ini 'mati', di Sumatera Barat. Ada dua jalur kereta api di Sumatera Barat yang akan dihidupkan lagi, yaitu rute PariamanβNaras dan NarasβSungai Limau (Sumbar).
Drone Elang Nusa
Hari ini, Senin (18/4/2016), Drone Elang Barat berangkat dari Kota Sibolga, Sumatera Utara ke Kota Padang, Sumatera Barat. Sejak 14 April 2016, program Drone Telkomsel dimulai dan akan berlanjut hingga 14 Mei 2016. Program Drone Telkomsel ini diberi nama Ekspedisi Langit Nusantara (Elang Nusa). Ini adalah ekspedisi ambisius yang akan berjalan satu bulan penuh.
Telkomsel akan menjelajahi Indonesia sekaligus menguji kehebatan jaringan broadband-nya melalui video streaming yang akan disiarkan dari dua buah drone berjenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) berukuran besar yang melintasi lebih dari 50 kota di Indonesia.
Dalam ekspedisi Elang Nusa ini, dua buah drone berukuran besar dengan bentangan sayap hingga 2,4 meter akan diterbangkan secara bersamaan, menempuh Jalur Barat (Elang Barat) dan Jalur Timur (Elang Timur) Indonesia sepanjang 8.500 km.
Selama program, kedua drone akan merekam video yang kemudian diunggah melalui jaringan terbaik Telkomsel ke www.telkomsel.com/elangnusa, sehingga masyarakat dapat mengikuti perjalanan secara lengkap, baik melalui live streaming maupun recorded.
Elang Barat akan memulai perjalanan dari Sabang dan akan menempuh beberapa kota di antaranya Medan, Palembang, Tasikmalaya, Yogyakarta dan Malang.
Sementara Elang Timur, akan berangkat dari Merauke dan bergerak melewati Sorong, Ambon, Manado, Banjarmasin, Makassar, dan Labuan Bajo.
Di akhir perjalanan kedua drone akan bertemu dan mendarat di Denpasar. Selain menangkap berbagai keindahan dari alam Indonesia, dalam perjalanannya, Elang Barat dan Elang Timur juga akan menyapa masyarakat yang berada di kota-kota yang dilewati.
"Ayo ikuti Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keindahan Bumi Indonesia" (hns/feb)











































