Ini Program Kementan untuk Genjot Produksi Tebu Nasional

Ini Program Kementan untuk Genjot Produksi Tebu Nasional

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 19 Apr 2016 13:05 WIB
Ini Program Kementan untuk Genjot Produksi Tebu Nasional
Foto: Istimewa/dok Kementan
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah mengupayakan produksi tebu dalam negeri untuk dapat memenuhi kebutuhan nasional. Saat ini, konsumsi gula dalam negeri masih kerap bergantung terhadap impor.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah berusaha untuk menjalankan program 110. Program tersebut menargetkan optimalisasi kandungan gula atau rendemen sebesar 10% untuk setiap 100 ton tebu yang dihasilkan pada lahan seluas 1 hektar.

"Pertama adalah kita bagaimana menuju 110, yakni 100 ton produksi tebu dengan rendemen 10%," terang Menteri Pertanian, Amran Sulaiman di Kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Guna memaksimalkan produksi gula dalam negeri, dilakukan upaya perluasan lahan. Perluasan lahan tanaman tebu, lanjut Amran, dilakukan dengan jalan sinergi antara beberapa instansi terkait.

"Optimalkan lahan sekitarnya apakah bentuk kerja sama dengan Perhutani dan seterusnya," ujar Amran.

"Sudah berjalan, Menteri Kehutanan, Menteri BUMN, Menteri ATR. Kita sekarang sementara berproses,"

Amran mengatakan sedikitnya ada 2 juta hektar lahan yang akan dipersiapkan untuk menggenjot produktivitas pangan di Indonesia. Sebanyak 500.000 hektar di antaranya akan dipakai untuk tanaman tebu.

"Kita target 2 juta hektar yakni 1 juta hektar untuk sapi, 500 ribu hektar untuk gula, 500 ribu hektar untuk jagung," pungkas Amran. (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads