Di depan Gubernur Prefektur Wakayama, Yoshinobu Nisaka, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Nus Nuzulia Ishak mengatakan, pemerintah saat ini telah melakukan berbagai terobosan untuk mempercepat arus keluar masuk ekspor impor, salah satunya lewat paket kebijakan ekonomi di sektor perdagangan.
"Pemerintah Indonesia saat ini telah memiliki paket kebijakan ekonomi dalam rangka deregulasi ekspor impor. Selain itu, paket kebijakan juga dapat meningkatkan sektor riil hingga distribusi perdagangan daerah," ujar Nus saat acara penandatangan, di kantor Kemendag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Selasa (19/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari total perdagangan itu, nilai ekspor non migas Indonesia ke Jepang tercatat sebesar US$ 2,16 miliar. Sementara, nilai impor non migas Indonesia dari Jepang sebesar US$ 1,93 miliar. Artinya ada surplus sebesar US$ 234,86 juta," ujar Nus. (drk/drk)










































