Mengusung tema "Memacu Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi untuk Meningkatkan Kesempatan Kerja serta Mengurangi Kemiskinan dan Kesenjangan Antarwilayah" ini dihadiri ratusan Kepala Daerah.
Tampak telah hadir di antaranya adalah Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan sejumlah pemerintah daerah lainnya. Selain itu hadir pula pejabat-pejabat Eselon I Kementerian dan Lembaga di lingkungan Kementerian dalam Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penajaman ini, kata dia, diperlukan untuk memastikan program kerja yang dijalankan sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada.
"Karena kita lihat usulan program banyak sekali tetapi anggaran terbatas," sambungnya.
Dalam kegiatan ini, akan didiskusikan pula upaya-upaya pemecahan masalah terhadap kendala penyediaan anggaran.
"Yang tidak terlalu prioritas, bisa nggak digeser ke 2018. Kalau yang prioritas, anggarannya cukup nggak? Kalau nggak cukup, ada nggak solusi pendanaan lainnya. Jadi ini yang akan kita bicarakan," tutur dia.
Selain itu, Musrenbangnas 2016 juga akan dibicarakan bagaimana cara mensinergikan kegiatan pembangunan baik antar lembaga maupun antar pusat dan daerah.
"Jangan sampai ada proyek pembangunan rumah, tapi nggak ada jalannya. Jadi semua harus bersinergi," pungkas dia. (dna/feb)











































