"Kami akan membangun hotel kira-kira 400 kamar. Ini untuk melayani penumpang pesawat yang transit. Jadi semacam hotel transit begitu. Hotelnya nanti terdiri dari 2 gedung," kata Direktur Utama AP II, Budi Karya Sumadi ditemui di area proyek, Tangerang, Banten, Kamis (21/4/2016).
Hotel ini, kata Budi akan terdiri dari dua buah bangunan yang masing-masing memiliki sekitar 200 unit kamar. Adapun lokasi pembangunan adalah di sisi kanan dan kiri bangunan Terminal 3 Ultimate Bandara Soetta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fasilitas hotel transit ini sendiri akan melengkapi berbagai fasilitas yang memang telah dipersiapkan untuk memanjakan para penumpang angkutan udara yang singgah di bandara ini.
Fasilitas tersebut antara lain kereta bandara yang menghubungkan Bandara Soetta dan Pusat Kota Jakarta. Ada juga fasilitas kereta tanpa awak (Automated People Mover System/APMS) yang menghubungkan Terminal 1, 2, 3.
Perlu diketahui, Terminal 3 Ultimate Bandara Soetta saat ini tengah dalam tahap penyelesaian. Fasilitas paling anyar bandara paling sibuk di Indonesia ini akan dioperasikan bertahap mulai Mei 2016. Adapun maskapai yang akan melayani penerbangan pada pengoperasian tahap pertama adalah Garuda Indonesia.
Pada tahap awal ini, daya tampung Terminal 3 Ultimate masih belum 100%. Dari daya tampung total 25 juta orang penumpang per tahun, fase awal bisa menampung 12 juta penumpang.
Sementara itu, operasi penuh akan dilakukan pada Maret 2017 mendatang bersamaan dengan beroperasinya kereta bandara. (dna/feb)











































