PT Angkasa Pura II (Persero) (AP II) sebagai operator Bandara Soetta mengalokasikan investasi Rp 400 miliar untuk pembangunan hotel transit di sekitar area Terminal 3 Ultimate.
"Akan sekitar Rp 400 miliar untuk dua gedung. Totalnya 400 kamar," ujar Direktur Utama AP II, Budi Karya Sumadi di lokasi proyek Terminal 3 Ultimate, Tangerang, Banten, Kamis (21/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemungkinan multiyears tahun ini dan tahun depan," sambung dia.
Keberadaan hotel transit akan melengkapi fasilitas layanan kepada para penumpang pesawat yang singgah. AP II juga ingin melengkapi ruang komersial yang tersedia sehingga bisa memberi sumbangsih terhadap pendapatan perusahaan.
"Jadi gini, di Terminal 3 ini luas komersial sekitar 70.000 meter persegi. Sangat luas untuk mendorong pendapatan non aero, untuk membangun hotel juga di sini dan itu yang akan mendorong pendapatan non aero," ujar Direktur Komersial AP II, Faik Fahmi dalam kesempatan yang sama.
Pembangunan hotel ini sendiri akan dimulai segera. Pertama, perusahaan akan terlebih dahulu melakukan tender konstruksi untuk mencari kontraktor paling kompeten.
"Kita akan cari yang bisa memberikan penawaran kompetitif. Boleh asing, boleh dalam negeri," jelas dia.
Setelah tahap konstruksi nanti, perusahaan baru akan mencari operator dari hotel tersebut. Seluruh proses pembangunan akan dikebut, sehingga hotel ini bisa rampung dan dapat beroperasi bersamaan dengan beroperasinya Terminal 3 Ultimate Soeta secara penuh pada Maret 2017. (dna/feb)











































