Ada Terminal 3 Ultimate, Bandara Soetta Bisa Saingi Bandara Kuala Lumpur

Ada Terminal 3 Ultimate, Bandara Soetta Bisa Saingi Bandara Kuala Lumpur

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 21 Apr 2016 17:25 WIB
Ada Terminal 3 Ultimate, Bandara Soetta Bisa Saingi Bandara Kuala Lumpur
Foto: Terminal 3 Ultimate (Grandyos Zafna/Detik)
Tangerang - Keberadaan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang diiringi dengan ambisi besar bisa melayani penerbangan ke 70 negara. Saat ini, Bandara Soetta baru melayani penerbangan langsung ke sekitar 30 negara saja.

Kehadiran Terminal 3 Ultimate ditargetkan mampu memposisikan Bandara Soetta setara dengan Kuala Lumpur International Airport.

"Kalau Terminal 3 Ultimate beroperasi nanti. Harapannya dalam 3 tahun kita harus bisa menyaingi Kuala Lumpur," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) (AP II), Budi Karya Sumadi ditemui di lokasi pembangunan Terminal 3 Ultimate, Tangerang, Banten, Kamis (21/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini Bandara Kuala Lumpur telah melayani penerbangan ke sekitar 70 negara. Catatan lebih besar ditorehkan oleh Bandara Changi di Singapura yang bisa melayani hingga lebih dari 100 destinasi penerbangan internasional.

Untuk dapat mencapai target tersebut, langkah utama yang harus dilakukan adalah menyediakan fasilitas bandara yang dapat memberikan layanan setara dengan bandara-bandara tujuan lainnya.

"Jadi memang itu berbanding lurus dengan daya saing kita. Makin berdaya saing orang makin mau ke sini. Untuk itu kita harus manage supaya fasilitas yang kita punya bisa memenuhi kebutuhan mereka. Banyak kalau mau bicara fasilitas, keamanan, kenyamanan, interkoneksi dengan bandara lain, avtur, imigrasi dan sebagainya," kata Budi.

Budi mengatakan, dengan beroperasinya Terminal 3 Ultimate ini, upaya untuk menyetarakan diri dengan bandara di Singapura dan Malaysia semakin dekat dan semakin mudah untuk diraih.



"Kita sudah punya modal yaitu sebuah bandara yang canggih, sama canggihnya dengan Singapura. Tentu tidak sulit kalau sudah punya modal ini untuk mengejar bandara yang lain. PR yang lebih besar, karena kita ingin jadi gerbang pariwisata adalah, kampanye kita ke dunia internasional supaya kita bisa menjadi transit airport (bandara hub)," pungkas dia.

AP II Siapkan Bandara Soetta Jadi Hub di ASEAN

Saat ini penerbangan internasional dari Eropa dan Amerika Serikat (AS) menuju Asia lebih memilih Singapura dan Malaysia sebagai lokasi transit daripada Indonesia karena fasilitas bandara yang dimiliki kedua negara ini lebih baik.

"Orang yang terbang melewati langit Jakarta ada 13 juta orang. Tapi 13 juta tidak mendarat di Soekarno-Hatta. Tapi di Singapura dan Kuala Lumpur, Malaysia," tambah Budi.

Dengan beroperasinya Terminal 3 Ultimate, diharapkan semua hal tersebut bisa berubah. Indonesia ditargetkan bisa menjadi destinasi baru sebagai negara transit bagi penerbangan internasional dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa menuju Asia dan Australia maupun sebaliknya.



Saat beroperasi penuh pada Maret 2017 mendatang, diharapkan, Terminal 3 Ultimate Bandara dapat menggaet sedikitnya 4 juta penumpang penerbangan internasional dari total sekitar 13 juta penumpang internasional yang melintas di langit Indonesia tanpa transit.

"Target kita ya 3-4 jutanya ke sini kalau kita jadi bandara transit. Kalau 3-4 juta ke sini, paling nggak 1 juta jadi turis. Yang tadinya cuma mau transit, tapi melihat ada peluang wisata, mereka sekalian wisata. Kan bertambah pariwisata kita," pungkas dia.



Untuk mencapai target itu, ketersediaan fasilitas yang memadai dan pelayanan berstandar internasional menjadi kuncinya. Menurut Budi, Terminal 3 Ultimate ini bisa menjadi modal utama mendukung penyediaan fasilitas kebandarudaraan berstandar internasional tersebut. (dna/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads