Ambon-Saumlaki Akan Terintegrasi dengan Jalan Trans Maluku dan Pelabuhan

Ekspedisi Langit Nusantara

Ambon-Saumlaki Akan Terintegrasi dengan Jalan Trans Maluku dan Pelabuhan

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Minggu, 24 Apr 2016 12:35 WIB
Ambon-Saumlaki Akan Terintegrasi dengan Jalan Trans Maluku dan Pelabuhan
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pemerintah terus berupaya untuk mengembangkan infrastruktur penunjang di wilayah Indonesia Timur, di antaranya pembangunan infrastruktur Jalan Trans Maluku. Pengembangan Jalan Trans Maluku diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat dari utara hingga selatan Maluku.

Dengan adanya Jalan Trans Maluku, nantinya akses darat di Kepulauan Maluku dapat terhubung dengan baik.

"Pengembangan konektivitas itu akan kita bikin sejenis Trans Maluku yang mengkoneksi darat dan laut," jelas Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil beberapa hari lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya akses jalan dari Ambon menuju Saumlaki di selatan akan terintegrasi dengan akses darat dan penyeberangan laut. Hal ini dilakukan guna menekan biaya logistik yang mahal karena minimnya akses transportasi dan infrastruktur.

Saat ini, program pembangunan Jalan Trans Maluku sedang dalam tahap perencanaan dan penganggaran. Biaya pembangunan jalur di Timur Indonesia ini nantinya akan menggunakan dana APBN dan APBD.

"Di Ambon ruas jalan, kemudian begitu sampai selat pelabuhan penyeberangan, menyeberang ke pulau terdekat. Kemudian jalan lagi, nanti begitu ketemu ujungnya bikin lagi penyeberangan terus sampai ke Saumlaki. Itu sudah anggarkan perencanaan dan sudah mulai dianggarkan," ujar Sofyan.

Setelah proyek pembangunan Jalan Trans Maluku selesai, seluruh aktivitas transportasi darat dan laut dapat terhubung dengan baik. Ujung-ujungnya ialah ongkos transportasi bisa ditekan sehingga harga barang bisa terjangkau.

"Terus yang kedua, kita bangun konektivitas. Jadi jalan tadi, pelabuhan penyeberangan, feri terintegrasi," pungkas Sofyan.

Ekspedisi Drone Elang Nusa

Hari ini, Minggu (24/4/2016), Drone Elang Timur berada di Kota Ambon. Sejak 14 April 2016, program Drone Telkomsel dimulai dan akan berlanjut hingga 14 Mei 2016. Program Drone Telkomsel ini diberi nama Ekspedisi Langit Nusantara (Elang Nusa). Ini adalah ekspedisi ambisius yang akan berjalan satu bulan penuh.

Telkomsel akan menjelajahi Indonesia sekaligus menguji kehebatan jaringan broadband-nya melalui video streaming yang akan disiarkan dari dua buah drone berjenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) berukuran besar yang melintasi lebih dari 50 kota di Indonesia.

Dalam ekspedisi Elang Nusa ini, dua buah drone berukuran besar dengan bentangan sayap hingga 2,4 meter akan diterbangkan secara bersamaan, menempuh Jalur Barat (Elang Barat) dan Jalur Timur (Elang Timur) Indonesia sepanjang 8.500 km.

Selama program, kedua drone akan merekam video yang kemudian diunggah melalui jaringan terbaik Telkomsel ke www.telkomsel.com/elangnusa, sehingga masyarakat dapat mengikuti perjalanan secara lengkap, baik melalui live streaming maupun recorded.

Elang Barat akan memulai perjalanan dari Sabang dan akan menempuh beberapa kota di antaranya Medan, Palembang, Tasikmalaya, Yogyakarta dan Malang.

Sementara Elang Timur, akan berangkat dari Merauke dan bergerak melewati Sorong, Ambon, Manado, Banjarmasin, Makassar, dan Labuan Bajo.

Di akhir perjalanan kedua drone akan bertemu dan mendarat di Denpasar. Selain menangkap berbagai keindahan dari alam Indonesia, dalam perjalanannya, Elang Barat dan Elang Timur juga akan menyapa masyarakat yang berada di kota-kota yang dilewati.

"Ayo ikuti Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keindahan Bumi Indonesia" (feb/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads