"Seksi I, Palembang-Pamulutan sepanjang 7,10 km optimistis 2017 awal sudah bisa operasi. Konstruksi selesai 2016, tapi kan kita perlu uji laik, dan persiapan-persiapan lain sampai siap operasi," ujar Direktur Utama PT Hutama Karya, I Gusti Ngurah Putra, ditemui detikFinance beberapa waktu lalu.
Menurut catatan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), seksi I tol Palembang-Indralaya memang menunjukkan perkembangan paling signifikan karena proses pembebasan tanahnya telah mencapai 100%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total keseluruhan tanah sudah di atas 50%," sambung Gusti.
Jalan tol Palembang-Indralaya merupakan satu dari delapan ruas tol Trans Sumatera yang menjadi prioritas pekerjaannya selama periode Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) 2014-2019.
"Sekarang total konstruksi terbangun sekitar 11,75%, makanya kami optimistis bisa operasi 2017," tambah Gusti.
Jalan tol dengan panjang 24,5 km ini terbagi dalam 3 ruas yang pengelolaannya diserahkan kepada PT Hutama Karya, yang ditunjuk dengan skema penugasan dari pemerintah.
Biaya investasi jalan tol ini diperkirakan mencapai Rp 3,3 triliun dengan biaya konstruksi sekitar Rp 2,63 triliun dan biaya pembebasan tanah sebesar Rp 205 miliar.
Ekspedisi Drone Elang Nusa
Hari ini, Minggu (24/4/2016), Drone Elang Barat berada di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Sejak 14 April 2016, program Drone Telkomsel dimulai dan akan berlanjut hingga 14 Mei 2016. Program Drone Telkomsel ini diberi nama Ekspedisi Langit Nusantara (Elang Nusa). Ini adalah ekspedisi ambisius yang akan berjalan satu bulan penuh.
Telkomsel akan menjelajahi Indonesia sekaligus menguji kehebatan jaringan broadband-nya melalui video streaming yang akan disiarkan dari dua buah drone berjenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) berukuran besar yang melintasi lebih dari 50 kota di Indonesia.
Dalam ekspedisi Elang Nusa ini, dua buah drone berukuran besar dengan bentangan sayap hingga 2,4 meter akan diterbangkan secara bersamaan, menempuh Jalur Barat (Elang Barat) dan Jalur Timur (Elang Timur) Indonesia sepanjang 8.500 km.
Selama program, kedua drone akan merekam video yang kemudian diunggah melalui jaringan terbaik Telkomsel ke www.telkomsel.com/elangnusa, sehingga masyarakat dapat mengikuti perjalanan secara lengkap, baik melalui live streaming maupun recorded.
Elang Barat akan memulai perjalanan dari Sabang dan akan menempuh beberapa kota di antaranya Medan, Palembang, Tasikmalaya, Yogyakarta, dan Malang.
Sementara Elang Timur, akan berangkat dari Merauke dan bergerak melewati Sorong, Ambon, Manado, Banjarmasin, Makassar, dan Labuan Bajo.
Di akhir perjalanan kedua drone akan bertemu dan mendarat di Denpasar. Selain menangkap berbagai keindahan dari alam Indonesia, dalam perjalanannya, Elang Barat dan Elang Timur juga akan menyapa masyarakat yang berada di kota-kota yang dilewati.
"Ayo ikuti Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keindahan Bumi Indonesia" (hns/feb)











































