Berlokasi di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, bendungan ini terus menunjukkan perkembangan yang positif.
"Perkembangan fisik sudah sekitar 9% sampai saat ini. Secara umum perkembangannya sesuai target. Harapannya 2019 selesai dan operasi," ujar Kepala Pusat Bendungan, Imam Santoso, kepada detikFinance, Senin (25/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, bisa juga menyediakan air baku sekitar 0,5 meter kubik per detik. Juga menyediakan listrik dengan potensi mencapai 3,3 mega watt. Selain itu, bendungan ini juga bisa mengurangi potensi banjir hinga 255 meter kubik per detik.
"Saat ini alat berat sudah berada di lokasi semuanya. Pembangunan paling utama adalah pembuatan struktur dasar untuk pondasi bangunan bendungan. Berbarengan, juga kita lakukan pembuatan terowongan pengelak," tutur dia. (dna/wdl)











































