Sebagai tambahan, realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp 80,7 triliun atau setara 55,1% dari total investasi triwulan I 2016.
"Pergeseran penyerapan tenaga kerja dari Pulau Jawa ke luar Pulau Jawa juga paralel dengan sebaran investasi di luar Pulau Jawa yang meningkat," jelas Franky dalam jumpa pers di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (25/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah: Industri Kertas, Barang dari Kertas dan Percetakan (US$ 1,9 miliar); Industri Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi (US$ 0,9 miliar); Industri Alat Angkutan dan Transportasi Lainnya (US$ 0,8 miliar); Industri Logam Dasar, Barang Logam, Mesin dan Elektronik (US$ 0,7 miliar); dan Industri Makanan (US$ 0,5 miliar).
Untuk PMDN, lima besar sektor usaha adalah: Industri Makanan (Rp 8,9 triliun); Tanaman Pangan dan Perkebunan (Rp 8,8 triliun); Industri Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi (Rp 5,7 triliun); Listrik, Gas dan Air (Rp 5,1 triliun); dan Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp 5,0 triliun).
Bila seluruh sektor industri digabung maka terlihat industri memberikan kontribusi sebesar Rp 14,6 triliun atau 28,9% dari total PMDN. (feb/hns)











































