Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 26 Apr 2016 13:32 WIB

Jokowi: Mulai Sekarang, Urusan Data Pegangannya Hanya BPS

Maikel Jefriando - detikFinance
Foto: Maikel Jefriando Foto: Maikel Jefriando
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin lagi menerima data yang berbeda-beda untuk pengambilan keputusan. Data yang dipegang dan menjadi landasan oleh pemerintah hanyalah yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS).

"Ini yang mulai sekarang saya tidak mau lagi. Urusan data, pegangannya hanya satu sekarang di BPS," kata Jokowi, saat pencanangan sensus ekonomi 2016 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (26 /4/2016).

Akan tetapi, Jokowi mengingatkan, agar BPS juga akurat dalam pengumpulan data. Data tersebut juga akan ditinjau kembali untuk melihat kebenarannya dari berbagai hal.

"Satu data sekarang yang kita pakai BPS. Tapi kalau tidak bener juga hati-hati, hati-hati. Saya akan kroscek, entah cara ambil sampel, entah pencarian data lapangannya tidak serius," jelasnya.

Menurut Jokowi, peran BPS sangat penting ke depannya dalam pengambilan keputusan strategis pemerintah. Maka dari itu harus ada sinergi yang kuat untuk menghasilan data yang akurat.

"Peran krusial dari BPS, data yang akurat akan lahir kebijakan yang baik, karena datanya detil dan akurat," terang Jokowi. (mkl/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com