Jokowi Sebut Kemenperin Bikin Data Berbeda Soal Tenaga Kerja, Ini kata Menperin

Jokowi Sebut Kemenperin Bikin Data Berbeda Soal Tenaga Kerja, Ini kata Menperin

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Rabu, 27 Apr 2016 19:55 WIB
Jokowi Sebut Kemenperin Bikin Data Berbeda Soal Tenaga Kerja, Ini kata Menperin
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Presiden Jokowi sempat menyinggung sejumlah kementerian yang memiliki data berbeda, saat meluncurkan Sensus Ekonomi 2016 di Istana Negara, Selasa (24/4/2016). Salah satunya adalah Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

Menurut Jokowi, kedua kementerian ini memiliki data yang berbeda soal tenaga kerja. Menanggapi hal ini, Menteri Perindustrian (Menperin), Saleh Husin menjelaskan, Kemenperin memang mencantumkan data tenaga kerja dalam Ripin atau Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional.

Namun, data tersebut bukan mencakup tenaga kerja di seluruh sektor, melainkan hanya yang menjadi urusan Kemenperin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlu kami jelaskan bahwa data tenaga kerja yang kita hitung dan dicantumkan di Ripin hanya sektor industri manufaktur," ujar Saleh Husin kepada detikFinance, Rabu (25/4/2016).

Sedangkan data tenaga kerja yang dari Kemenaker mencakup seluruh sektor, seperti perdagangan, pariwisata, dan sebagainya. Dia menambahkan, Kemenperin tetap mengacu kepada Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai basis data.

"Data kita selalu berbasis BPS," tutur Saleh.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada beberapa kementerian yang disebutkan langsung oleh Jokowi, memiliki data yang berbeda.  Di antaranya adalah Kemenkes dengan Kemensos untuk data kemiskinan.

Kemudian data pangan yang tersedia di Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Kemudian, Kementerian Kemenperin dan Kemenaker untuk data tenaga kerja. (hns/feb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads