Benarkah Gaji Pegawai Outsourcing Dipotong Perusahaan?

Benarkah Gaji Pegawai Outsourcing Dipotong Perusahaan?

Dana Aditiasari - detikFinance
Jumat, 29 Apr 2016 17:20 WIB
Benarkah Gaji Pegawai Outsourcing Dipotong Perusahaan?
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Sistem outsourcing di Indonesia punya kesan yang kurang baik. Kalangan pekerja berpandangan bahwa perusahaan outsourcing memangkas pendapatan yang harusnya mereka dapat dari perusahaan pemberi kerja.

Direktur Utama ISS Elisa Lumbatoruan mengatakan, pendapat tersebut kurang tepat karena berdasarkan pemahaman yang kurang terkait sistem pengupahan.

"Sebenarnya yang terjadi tidak seperti itu. Dalam perjanjian kerja, khususnya yang kami terapkan di ISS ada perhitungan pendapatan yang diperoleh seorang karyawan," tutur dia memulai penjelasannya di Kaffein, Jakarta, Jumat (29/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, dalam perjanjian kerja antara perusahaan outsourcing atau penyedia jasa dengan perusahaan pemberi kerja atau yang lebih dikenal sebagai user, umumnya diperhitungkan bahwa biaya yang dibayarkan untuk satu orang karyawan adalah 1,8 kali dari upahnya.

Secara sederhana, bila seorang pegawai outsourcing memiliki gaji Rp 1 juta, maka dari perusahaan user yang dibayarkan adalah Rp 1,8 juta. Lalu kenapa yang dibayarkan hanya Rp 1 juta?

"Nah, jadi perhitungannya gini, kan gaji dia misal Rp 1 juta, kemudian ada biaya untuk bayar Jamsostek, dan biaya-biaya jaminan kerja yang lain. Ditambah lagi 1/12 gaji yang bila diakumulasi setahun akan jadi THR (Tunjangan Hari Raya). Jadi begitu perhitungannya," kata Elisa.

Namun, hal ini sering disalahartikan oleh pekerja yang kurang pengetahuan. Mereka beranggapan bahwa seharusnya pendapatan yang mereka peroleh lebih besar dari yang seharusnya mereka dapat saat ini.

"Padahal, kalau mereka tahu, sebenarnya uang itu semua untuk mereka. Namun ada yang diserahkan dalam bentuk gaji penuh, sebagiannya untuk membayar jaminan-jaminan tadi sesuai undang-undang ketenagakerjaan," tutur dia. (dna/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads