Pelantikan Dirut Garuda Batal

Diganti Acara Ramah Tamah

Pelantikan Dirut Garuda Batal

- detikFinance
Jumat, 18 Mar 2005 10:44 WIB
Jakarta - Pelantikan Dirut Garuda Emirsyah Satar dan direksi lainnya yang sedianya digelar pada pagi ini ternyata batal. Padahal seluruh direksi, komisaris baru dan lama Garuda sudah nampak hadir. Saat ini direksi dan komisaris Garuda baik yang lama maupun baru nampak hanya ngobrol-ngobrol di lantai 3 Kantor Meneg BUMN, Jalan DR Wahidin, Jakarta, Jumat (18/3/2005. Mantan Dirut Garuda Indra Setiawan sendiri yang berpapasan dengan detikcom di dalam lift menuju lantai 3 mengaku bingung. Indra mengaku tidak tahu persis apa acara hari ini dan hanya dihubungi lewat telpon. "Saya belum tahu, saya cuma disuruh datang. Apa pelantikan atau serah terima jabatan saya tidak tahu. Saya baru dikasih tahu semalam," tutur Indra dengan muka masam.Sementara Humas Garuda Hotma mengatakan bahwa acara pagi ini hanya pertemuan manajemen baru dengan manajeman lama. "Seluruh komisaris dan direksi diharapkan hadir," katanya. Sementara acara pelantikan yang dijadwalkan pukul 10.00 Wib tidak jelas. Salah seorang staff humas Meneg BUMN menyatakan tak ada acara pelantikan. Acara tak terkoordinasi dengan jelas. Demikian juga para undangan yang hadir mengaku diundang mendadak, tetapi acaranya tak jelas.Sumber detikcom di Meneg BUMN menyatakan awal kekacauan acara ini disebabkan koordinasi yang tak nyambung antara Meneg BUMN Sugiharto masih berada di Hongkong dengan Deputi Meneg BUMN Ferdinand Nainggolan yang berada di Jakarta.Kabarnya, Meneg BUMN Sugiharto Kamis kemarin (17/3/2005) berkali-kali berusaha menghubungi Ferdinand Nainggolan melalui sambungan telepon. Sugiharto hendak meminta Ferdinand Nainggolan melantik Dirut Garuda yang baru, karena dirinya masih di Hongkong.Namun, berkali-kali dikontak, Ferdinand tak bisa dihubungi. Akhirnya, Sugiharto menguhubungi sekretaris menteri di Jakarta. Melalui sekretarisnya, Sugiharto meminta Ferdinan menggantikannya dalam acara pelantikan Dirut Garuda.Sekretaris Sugiharto juga tak berhasil kontak Ferdinand. Akhirnya pesan disampaikan melalui SMS. Kabarnya, Ferdinand tersinggung dengan penunjukan dirinya melantik dirut Garuda dilakukan oleh sekretaris menteri dan melalui SMS pula. Akhirnya, acara serba tak jelas sampai siang ini.Hotma menambahkan, kemungkinan pelantikannya baru akan dilakukan pada Senin (21/3/2005) pekan depan, menunggu kepulangan Meneg BUMN Sugiharto dari Hong Kong. "Saya sendiri tidak tahu siapa yang manggil mereka (direksi dan komisaris) kesini, " tukas Hotma. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads