Demikianlah hasil rapat kabinet terbatas yang disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/5/2016). Rapat dipimpin oleh Presiden Jokowi dan dihadiri Wapres Jusuf Kalla (JK) dan jajaran menteri terkait.
"Secara prinsip Patimban telah diputuskan untuk dilanjutkan, dibangun. Diharapkan sudah bisa dibangun 2017 dan selesai 2019 untuk tahap 1. Kurang lebih mungkin dalam kapasitas 7,5 juta TEUs," jelasnya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi presiden sudah memberikan arahan dalam rapat, pertama agar Menhub melakukan renegosiasi dengan pihak-pihak, tanpa harus menyebut satu pihak agar didapatkan hal yang menguntungkan bagi bangsa kita," ujar Pramono
Di samping itu juga akan disiapkan regulasi khusus untuk proyek tersebut. Pelabuhan Patimban memang belum termasuk dalam proyek strategis yang direncanakan oleh pemerintah untuk dibangun. Bisa dimungkinkan adanya revisi Perpres atau menerbitkan Perpres baru.
"Presiden sudah memerintahkan seskab untuk mempersiapkan perpres tersebut," imbuhnya. (mkl/hns)











































