Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Garjita Budi, mengatakan untuk mencapai ketahanan pangan, salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat adalah mengurangi konsumsi beras.
"Selain tingkatkan produksi beras, kalau mau swasembada ya dengan kurangi konsumsi beras. Konsumsi beras per kapita diturunkan," katanya dalam acara 'Meningkatkan Ketahanan Pangan di Indonesia' di kantor CSIS, Jakarta Pusat, Rabu (4/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan hanya ditingkatkan produksi, tapi kurangi konsumsi," ujarnya.
Meski demikian, kata dia, momentum untuk diversifikasi pangan saat ini kurang tepat. Sebab, belum ada tanaman lokal yang produksinya mampu mensuplai kebutuhan masyarakat banyak.
Ia khawatir masyarakat justru beralih ke terigu yang bahan dasarnya berasal dari luar negeri. Ia juga mengakui tidak mudah mengubah kebiasaan masyarakat.
"Makanya harus ada prioritas, fokus ambil jagung, beras, kedelai. Karena 3 itu paling sensitif. Tapi bukan berarti diversifikasi enggak jalan. Maka ganti beras dengan yang lain," jelasnya.
"Sumber protein juga, ribut-ribut sapi padahal banyak ikan. Saat Februari harga sapi naik ikan kan produksi naik," ujarnya. (ang/dnl)











































