Sindiran Darmin: Realisasi APBN Cepat di Awal, Tapi Nggak Berlanjut

Sindiran Darmin: Realisasi APBN Cepat di Awal, Tapi Nggak Berlanjut

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 04 Mei 2016 15:01 WIB
Sindiran Darmin: Realisasi APBN Cepat di Awal, Tapi Nggak Berlanjut
Foto: Maikel-detikFinance
Jakarta - Menko Perekonomian, Darmin Nasution, mengakui realisasi belanja pemerintah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Pemerintah (APBN) pada kuartal I-2016 masih rendah. Meski banyak proyek yang sudah ditenderkan sejak akhir 2015 lalu.

Hal ini yang akhirnya tidak memberikan konstribusi yang besar untuk pertumbuhan ekonomi. Pada kuartal I-2016, pertumbuhan ekonomi tidak sampai 5%, atau sebsesar 4,92%.

"Saya kira memang APBN juga realisasi tadinya sudah mulai terlihat cepat di awal, kemudian nggak belanjut. Khususnya belanja barang dan modal," ungkap Darmin, di kantornya, Jakarta, Rabu (4/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darmin masih mempelajari letak permasalahannya. Dalam waktu dekat, Darmin akan mengumpulkan beberapa menteri terkait untuk mencarikan solusinya.

"Faktanya begitu. Kenapanya harus dicek lagi, kira-kira seperti itu. alaupun sebenarnya investasi data BKPM itu juga lumayan," imbuhnya.

Darmin mengatakan, pada kuartal II-2016, dirinya berharap pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik, terutama pada realisasi APBN. "Belanja barang kuartal II harusnya lebih baik," terangnya.

Seperti diketahui pada awal Januari 2016, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan realisasi tender proyek pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kemudian berlanjut di Kementerian ESDM dan Kementerian Perhubungan. Proyek yang dimulai lebih cepat diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I-2016. (mkl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads