"Kota Batang itu ada permintaan rumah baru sebanyak 3.000 unit. Sekarang sudah terealisasi 1.200. Ini karena sedang ada pembangunan pembangkit dan jalan tol sebentar lagi masuk kawasan itu," ujar Maryono di Kantornya, Jakarta, Rabu (4/5/2016).
Kondisi serupa juga terjadi di Cirebon. Berkat adanya pembangunan Jalan Tol Cikampek-Palimanan, permintaan rumah di tepian jalan tol juga meningkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penuturan Maryono ini menggambarkan betapa besarnya dampak pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan di sekitar lokasi proyek.
"Sekarang kalau dilihat sepintas, Indonesia mengalami perlambatan ekonomi. Padahal nggak begitu, yang terjadi sekarang Indonesia sedang konsolidasi karena sedang banyak melakukan pembangunan. Anggaran negara banyak tersedot ke sana (pembangunan infrastruktur). Tapi kalau infrastruktur yang dibangun sudah jadi, dampaknya akan sangat terasa," pungkas dia. (dna/feb)











































