Punya Terminal Baru, Bandara Soetta Siap Saingi Changi dan Kuala Lumpur

Punya Terminal Baru, Bandara Soetta Siap Saingi Changi dan Kuala Lumpur

Michael Agustinus - detikFinance
Kamis, 05 Mei 2016 16:00 WIB
Punya Terminal Baru, Bandara Soetta Siap Saingi Changi dan Kuala Lumpur
Foto: Michael Agustinus
Jakarta - Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang akan segera memiliki terminal baru, yaitu Terminal 3 Ultimate. Terminal baru yang luasnya 2 kali lipat terminal 1 dan 2 ini diyakini bisa membuat Bandara Soetta setara dengan Bandara Changi di Singapura dan Bandara Kuala Lumpur di Malaysia.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) (AP II), Budi Karya Sumadi, menjelaskan bahwa bangunan fisik Terminal 3 Ultimate sudah setara dengan bandara-bandara tenar yang berkelas dunia.

"(Kriteria penilaian bandara) Pada dasarnya adalah pelayanan, safety, security. Itu harus dipenuhi, bangunan (Terminal 3 Ultimate) ini sudah memenuhi syarat fisik, kenyamanan. Tinggal kita tambahkan pelayanan dan pengamanan sehingga level kita akan naik," kata Budi kepada detikFinance di Terminal 3 Ultimate Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (5/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Yang perlu dilakukan oleh pihaknya hanya meningkatkan pelayanan dan keamanan bandara agar Bandara Soetta bisa masuk jajaran bandara kelas dunia.

"Mestinya bisa kita menyaingi bandara-bandara terbaik dunia karena kriteria fisik kita sudah penuhi. Nanti kita tambahkan lagi pelayanan, IT, safety, mestinya kita berpotensi mengejar (Bandara Changi dan Kuala Lumpur)," paparnya.



Dia menambahkan, seluruh penerbangan internasional di Bandara Soetta akan dikonsentrasikan di Terminal 3 Ultimate sehingga pelayanan dan keamanan di Terminal 3 Ultimate harus benar-benar bagus.

"Penerbangan internasional tahun depan bulan April gabung ke sini semua," tutupnya.

Kelebihan Terminal 3 Ultimate Berkapasitas 25 Juta Penumpang

Terminal sepanjang 2,4 kilometer (km) dengan luas 43.000 m2 ini akan menjadi terminal terbesar di Bandara Soetta. Apa saja kelebihannya?

Budi Karya mengungkapkan bahwa kapasitas Terminal 3 Ultimate mencapai 25 juta penumpang per tahun, jauh lebih besar dibanding Terminal 1 dan 2.

"Yang pertama pasti size-nya, ini bisa melayani 25 juta penumpang per tahun, luasnya 43 ribu m2. Itu sama dengan 2 kali lipat kapasitas terminal 1 dan 2," kata Budi.



Kemudian, terminal ini lebih ramah lingkungan, hemat energi karena tak butuh banyak lampu untuk penerangan. Sebab, sebagian besar ruangannya ditutup oleh kaca, bukan tembok.

"Kita mengandalkan sinar matahari," ujar Budi.

Dia menambahkan, Terminal 3 Ultimate juga menggunakan berbagai mesin-mesin canggih untuk memberikan pelayanan yang maksimal. Untuk bagasi misalnya, barang bisa langsung dikirim ke pesawat kargo.

"Teknologinya canggih, barang langsung di-deliver ke pesawat," ucapnya.



Ruang tunggu Terminal 3 Ultimate pun berbeda dari terminal-terminal bandara lainnya. Suasananya lebih santai, lebih luas, tetapi dapat digunakan untuk rapat-rapat maupun pertemuan bisnis.



Dengan begitu, para pejabat pemerintahan atau pebisnis yang sibuk bisa memanfaatkan waktu luangnya untuk meeting sembari menunggu pesawat di Terminal 3 Ultimate.

"Konsep lounge terminal ini juga lain. Fasilitas yang ada lebih paripurna, bisa berkegiatan dengan lebih leluasa. Kalau untuk pertemuan-pertemuan lebih cair, check in masih bisa komunikasi dengan tamu, waktunya jadi lebih efisien," paparnya.



Selain itu, Terminal 3 Ultimate memiliki runway (landas pacu) yang panjang, bisa dipakai oleh pesawat-pesawat berukuran besar seperti Airbus 380 atau Boeing 777.



Untuk tahun ini, runway memang belum dapat melayani Boeing 777 yang berkapasitas penuh (full load) tetapi runway akan terus dikembangkan sehingga pada 2017 Boeing 777 yang full load pun bisa menggunakannya.

"Runway bisa dipakai A-380, Boeing 777 juga bisa. Kita akan tingkatkan terus sehingga semua pesawat bisa," tutupnya.

(feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads