"Reformasi besar-besaran di 2015, subsidi ditekan habis. Anggaran infrastruktur meningkat drastis. Tahun 2016 di atas Rp 300 triliun," ujar Direktur Penyusunan APBN Kementerian Keuangan, Kunta WD Nugraha, dalam 12th Indonesia Investment Week yang diselenggarakan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia, di JIExpo Kemayoran, Sabtu (7/5/2016).
Sebelumnya, pembangunan infrastruktur terabaikan karena alokasi anggaran pemerintah tersedot ke subsidi BBM. Kunta mencontohkan, periode 2005-2008 anggaran subsidi BBM lebih besar ketimbang alokasi infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anggaran infrastruktur meningkat drastis, anggaran kesehatan meningkat, dan pemenuhan anggaran pendidikan sebesar 20%, karena pemerintah ingin lebih tepat sasaran. Dari konsumtif ke produktif," tutur Kunta. (hns/aan)











































