Kementan Gandeng PT Pos Distribusikan Pangan ke Masyarakat

Kementan Gandeng PT Pos Distribusikan Pangan ke Masyarakat

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Minggu, 08 Mei 2016 15:17 WIB
Kementan Gandeng PT Pos Distribusikan Pangan ke Masyarakat
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menekan gejolak harga komoditas pangan di pasar. Dalam waktu dekat, Kementan akan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) untuk mendistribusikan komoditas pangan langsung ke konsumen.

Kementan akan mendistribusikan komoditas pangan pokok berupa beras, bawang merah, dan cabai merah keriting langsung ke kantor pos yang akan dilakukan terlebih dulu di wilayah DKI Jakarta.

"PT Pos itu kerja sama dengan Kementan, kantor pos punya retail bisa juga dimanfaatkan dengan TTI (Toko Tani Indonesia). Kita mensuplai ke sana, sekarang masih diskusikan mereka ada anggaran CSR bagaimana mereka bisa membantu Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani)," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Gardjita Budi saat acara Pasar Murah di Area Car Free Day, Thamrin, Jakarta, Minggu (8/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan menggandeng PT Pos Indonesia (Persero), Kementan berharap distribusi pangan dapat merata dan masyarakat dapat membeli komoditas pangan dengan harga yang terjangkau.

"Sebagai sarana distribusi dan bantuan transportnya, jadi PT Pos dan Kementan melayani masyarakat supaya pangan murah berkualitas tanpa harus merugikan petani," jelas Gardjita.

Aneka komoditas pangan pokok dengan harga yang murah nantinya dapat dibeli masyarakat di Kantor Pos terdekat dan juga melalui mobil pos yang berkeliling ke pusat keramaian. Sehingga efeknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat khususnya menengah ke bawah.

"Jadi mobil kelilingnya ada di Kantor Pos. Bisa ngirim itu mobil-mobil yang dipakai kirim surat atau mobil box khusus juga keliling. Jadi kalau ada keramaian juga memang ada keperluan bisa tembak di situ, CFD (Car Free Day) ada tembak situ," terang Gardjita.

Kementan menyebutkan, akan ada 300 unit mobil yang akan mendistribusikan komoditas pangan pokok langsung ke masyarakat.

"Kalau ada 100 titik berarti kendaraannya bisa satu bisa dua tiap titik, mungkin 300 unit kendaraan. Ini bukti bakti sosial untuk membantu rakyat dan petani," tutup Gardjita. (drk/drk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads