Darmin Gelar Pertemuan Tertutup dengan Delegasi China

Darmin Gelar Pertemuan Tertutup dengan Delegasi China

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Senin, 09 Mei 2016 11:25 WIB
Darmin Gelar Pertemuan Tertutup dengan Delegasi China
Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution hari ini memimpin pertemuan bilateral dengan perwakilan Pemerintah China. Lokasi pertemuan di Hotel Borobudur, Sumba Room, Jakarta Pusat.

Pertemuan ini dimulai pukul 09.45 WIB. Saat memperoleh kesempatan membuka pertemuan, Mantan Gubernur Bank Indonesia ini sempat menyampaikan beberapa hal.

"Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Indonesia akan membentuk China Desk di kantor BKPM Jakarta untuk meningkatkan pelayanan kepada investor China melalui pemberian layanan konsultasi dan bimbingan terkait prosedur dan kebijakan-kebijakan investasi di Indonesia," kata Darmin saat memberi sambutan pada acara The 2nd Meeting of High Level Economic Dialogue RI-China, Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (9/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan ini, dibahas juga rencana Pemerintah Indonesia untuk membuka Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) di Beijing,
rencana pinjaman China ke Indonesia serta bilateral currency swap agreement antara Indonesia dan China.

Setelah Darmin, kemudian dilanjutkan sambutan dari perwakilan China. Saat sedang memberi sambutan, awak media diminta meninggalkan ruang rapat karena pertemuan akan dilakukan secara tertutup.

Saat bertemu pihak China, Darmin didampingi oleh Dubes Indonesia untuk China Sugeng Rahardjo, Deputi Bidang Kerjasama Ekonomi Rizal Affandi, Deputi Bidang Infrastruktur Bappenas, Deputi Bidang Perencanaan BKPM, Deputi Pengembangan Transportasi BUMN, Sekjen Kementerian PUPR, Dirjen Pengelolaan dan Pengendalian Risiko Kementerian Keuangan, dan Staf Khusus Kementerian BUMN.

Delegasi China dipimpin oleh anggota Dewan Negara China, Yang Jiechi. Hadir juga Wakil Menteri Perdagangan China, Wakil Menteri Pertanian China, Wakil Exim Bank China, Wakil Menteri Luar Negeri China. (feb/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads