KAI Caplok INKA, Rini: Tenang Saja, Masih Dipelajari

Dina Rayanti - detikFinance
Senin, 09 Mei 2016 13:35 WIB
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) dikabarkan akan mengakuisisi BUMN produsen kereta, PT Industri Kereta Api (INKA). Penggabungan dilakukan dalam rangka pembentukan induk usaha alias holding company.

Apa tanggapan Menteri BUMN Rini Soemarno atas rencana tersebut? Menurut Rini, rencana itu masih dipelajari.

"Masih dipelajari semua. Tenang-tenang saja, nanti kalau sudah siap kita beritahu, yang penting kan tujuannya begini, kita ke depan bagaimana kita membuat BUMN-BUMN ini makin kuat bersinergi sehingga kita bisa makin kompetitif bukan hanya dalam negeri, bukan hanya ASEAN, tapi juga secara global," ujar Menteri BUMN, Rini Soemarno, di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (9/5/2016).

Namun ia tidak menjelaskan lebih lanjut bentuk konsolidasinya seperti apa yang terpenting BUMN bisa bersinergi dan lebih maju lagi sehingga bisa melakukan ekspansi dan pengembangan produk.

"Kan bisa merger, sistem holdingisasi sekarang dikaji, akhirnya tadi konsep utamanya adalah sinergi yang lebih kuat dan juga memanfaatkan neracanya secara bersama sehingga menjadi lebih pesat untuk bisa melakukan ekspansi dan pengembangan-pengembangan produk," lanjut Rini.

Di tempat yang sama Rini meresmikan peluncuran Universitas Padjajaran-BUMN Center of Excellence (Unpad-BCE) sebagai pusat pengembangan keunggulan BUMN untuk menciptakan daya saing global.

Unpad-BCE akan melakukan kolaborasi lintas sektor kerja sama pembelajaran dan pengkajian. Tujuan pendirian Unpad-BCE adalah mendorong terciptanya BUMN yang mampu menjadi engine of growth bagi perekonomian Indonesia, BUMN yang melakukan international expansion dengan keunggulan bersaing yang dimiliki serta BUMN yang memenuhi kebutuhan strategis BUMN Indonesia.

"Jadi bahwa BUMN ini ke depan harus terus meningkatkan kemampuannya, mengasah kemampuannya karena untuk berkompetisi secara global. Otomatis paling utama pengembangan SDM-nya, kami bekerja sama dengan 4 ini untuk fokus mengembangkan SDM-nya baik di BUMN-nya maupun mahasiswa Unpad-nya bisa mengoptimasi BUMN," ujarnya.

"Bisa membuat program di mana mahasiswa Unpad bisa magang juga di sektor-sektor industri di BUMN. Diharapkan bisa melakukan kajian-kajian di sektor BUMN yang sudah ada. Jadi ini betul-betul sarana untuk bertukar pikiran, lalu untuk mengasah kemampuan BUMN dan mahasiswa. Nanti tempatnya akan di Unpad," tutur Rini. (ang/ang)