APBN Tiga Negara Ini Jebol Gara-gara Defisit Membengkak

APBN Tiga Negara Ini Jebol Gara-gara Defisit Membengkak

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rabu, 11 Mei 2016 18:50 WIB
APBN Tiga Negara Ini Jebol Gara-gara Defisit Membengkak
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Beberapa negara kini mengalami defisit anggaran yang cukup besar. Arab Saudi misalnya, negara dengan cadangan minyak yang besar ini mengalami defisit anggaran gara-gara harga minyak dunia anjlok.

"Arab kehilangan US$ 100 miliar untuk biayai APBN nya. Arab Saudi mulai mencari utang, mereka mulai cari cara lagi untuk perusahaan minyak mereka akan listed di bursa. Dengan harapan US$ 2,5 triliun untuk menutupi jebolnya APBN," jelas Komisaris Independen Permata Bank Tony Prasetiantono saat acara Wealth Wisdom di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2016).

Tidak hanya itu, Brasil juga memiliki pekerjaan rumah yang berat karena harus menutupi defisit APBN sebesar 10%. Defisit ini terjadi karena rendahnya kepatuhan membayar pajak di negara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Defisit anggaran ini tergolong cukup tinggi dibandingkan realisasi sebelumnya.

"Brasil problem terbesarnya adalah menutup defisit sebesar 10% dari GDP (Gross Domestic Product). Normalnya defisit maksimal 2%, tapi kondisi tertentu bisa relaksasi sampai 3%," ujar Tony.

Sedangkan negara tetangga Brazil, Venezuela, juga mengalami masalah defisit anggara. Namun, dalam memecahkan masalah tersebut, Venezuela justru mencetak uang dengan jumlah yang banyak.

Akibatnya tingkat inflasi naik hingga 240% di negara dengan cadangan minyak terbesar di Amerika Selatan tersebut.

"Venezuela sama dengan Brasil APBN nya jebol. Venezuela menutupnya dengan cetak uang, ujungnya inflasi 240%. Padahal statistik mengatakan cadangan minyak terbesar setelah Amerika Serikat (AS) yaitu 300 miliar barel, sedangkan Arab Saudi 276 miliar barel," tutup Tony. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads