Hal ini menimbulkan kesulitan dalam proses identifikasi.
"Di Panama Papers ini juga banyak yang pakai nama istrinya," kata Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi, di kantornya, Kamis (12/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau pakai nama istrinya saya harus mencarinya suaminya siapa, saya harus cari di data kependudukan dulu. Kalau misal wanita x mesti cari lagi suaminya yang mana, kecuali dia belum menikah," lanjut Ken.
Sebagai informasi, ada 1038 nama WNI di dokumen Panama Papers, 28 diantaranya teridentifikasi sebagai badan usaha dan sisanya merupakan orang oribadi. Dari 1.038, 272 teridentifikasi memiliki NPWP. Nama-nama ini kemudian akan dicek lebih lanjut apakah berkaitan dengan dokumen Panama Papers atau tidak.
DJP menargetkan pada akhir bulan Mei bisa menyelesaikan proses identifikasi ini
"Data Panama kami cek, satu yang sudah NPWP dan non NPWP. Yang NPWP perlu diidentifikasi lagi, lapor nggak, ada nggak nama di Panama yang dilaporkan," tutur Ken. (hns/hns)











































