Siapkan SDM Kereta, MRT Jakarta Gandeng Monash University

Siapkan SDM Kereta, MRT Jakarta Gandeng Monash University

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 13 Mei 2016 11:15 WIB
Siapkan SDM Kereta, MRT Jakarta Gandeng Monash University
Foto: Jalur bawah tanah MRT Jakarta (Dok. MRT Jakarta)
Jakarta - PT MRT Jakarta melakukan penandatanganan MoU dengan Institute of Railway Technology (IRT), Monash University bertempat di Pullman Hotel, Jakarta. PT MRT Jakarta dan IRT Monash University mengawali hubungan sejak kontak pertama kali pada tahun 2015, ketika Ravi Ravitharan, Direktur IRT Monash University berkunjung ke Indonesia.

Saat itu, dilakukan pembahasan awal tentang kapasitas dan kemampuan yang dimiliki IRT Monash University serta rencana operasional PT MRT Jakarta di masa yang akan datang.

Sebagai informasi, untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan SDM yang akan melaksanakan operasi dan pemeliharaan MRT Jakarta dengan tepat waktu, telah dirintis kerja sama dengan beberapa pihak dalam hal perekrutan serta pendidikan dan pelatihan/magang di antaranya dengan: PT KAI (Persero), Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan Kementerian Perhubungan RI serta Prasarana Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Institute of Railway Technology di Monash University (IRT Monash) merupakan penyedia jasa teknologi utama untuk operasional angkutan berat kereta api dan sistem transportasi massal terkemuka. Institusi ini menyediakan akses satu pintu untuk teknologi industri kereta api internasional.

IRT Monash telah memiliki rekam jejak yang baik dalam mengatasi masalah teknis perkeretaapian, dan solusi tersebut telah diadopsi oleh sistem perkeretaapian di berbagai belahan dunia. Lembaga ini juga mengembangkan teknologi baru secara berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan keamanan, serta pada saat yang sama dapat mengurangi risiko dan biaya.

Acara penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal kerja sama antara kedua pihak dalam hal konsultansi di Bidang Operasi dan Pemeliharaan Jalan Kereta Api. Acara ini disaksikan oleh Minister Steven Herbert, yaitu Minister untuk Training dan Skills. Melalui penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak akan menyepakati kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan di Indonesia

Perkembangan Proyek MRT Jakarta

Penyelesaian pekerjaan konstruksi MRT Jakarta koridor Selatan-Utara Fase 1 (Lebak Bulus - Bundaran HI) secara keseluruhan telah mencapai Β± 46,72%. Dengan rincian secara garis besar, untuk pekerjaan proyek pada struktur layang telah menyelesaikan 30,35% dan struktur bawah tanah sebesar 63,25% (data per 30 April 2016).

Secara umum, pekerjaan konstruksi yang tengah dilakukan saat ini antara lain pekerjaan konstruksi area depo MRT, pekerjaan pembuatan pondasi kolom jalur dan kolom untuk stasiun layang, pekerjaan pembangunan struktur boks stasiun bawah tanah, serta pekerjaan pembuatan terowongan jalur bawah tanah. (feb/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads