Menteri PPN/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil, mengatakan proyek tanggul ini penting sebagai penyedia air baku bagi Jakarta.
"Kan ini (NCICD) sesuatu kebutuhan kita. Kita work out bagaimana melengkapi perencanaan masterplan yang ada. Tujuan akhir kan bagaimana kita menyelamatkan kota. Dan menyediakan air baku yang cukup. Karena kalau tidak, Jakarta ini kekurangan air baku," jelas Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masterplan untuk tanggul raksasa ini sedang dilengkapi, dan akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada September 2016 mendatang. Ada tiga provinsi yang terlibat dalam proyek tanggul ini, yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.
Dulu di 2010, nilai proyek tanggul ini adalah Rp 270 triliun. Sekarang, kebutuhan investasinya pasti akan meningkat. (wdl/hns)











































