Dalam pemasaran produk di era digital, barang yang ditawarkan haruslah berkualitas. Sehingga para pengunjung situs jual beli dapat tertarik untuk membeli produk tersebut.
"Pertama yang kadang dilupakan orang ketika berjualan online itu konten is the king. Produknya yang paling penting. Ketika menjual barang harus dipastikan barangnya bagus," ungkap Co Founder Bukalapak Fajrin Rasyid saat acara Bukalapak Forum Indonesia Muda di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pertama kali dilihat fotonya. Foto minimal high resolution," imbuh Fajrin.
Selain itu, judul dari produk yang ditawarkan juga harus sesuai dengan produk yang ditawarkan. Sehingga apabila dicari dalam mesin pencari (search engine) dapat muncul di halaman pencarian.
"Tittle judul barangnya. Misalnya mau menjual air minum, saya nggak akan menjual dengan tittle air Fajri. Dengan harapan ketika orang mencari di Google muncul," kata Fajrin.
Ketika seluruh langkah di atas telah dilakukan, maka masih perlu ditambahkan deskripsi barang dengan informasi selengkap mungkin. Sehingga para calon pembeli dapat mengetahui spesifikasi produk yang dijual tanpa perlu bertanya lagi kepada penjual.
"Ketiga deskripsi barang, semakin panjang semakin bagus. Semakin banyak informasi yang ditampilkan semakin bagus. Kalau makanan tampilkan kandungan gizi, kalau elektronik spesifikasi selengkapnya, furnitur dimensinya. Sehingga orang dapat lebih mudah mendapatkan informasi dengan melihatnya saja," tutup Fajrin. (drk/drk)











































