"Angka penurunan kecelakaan tenaga kerja menunjukkan tren yang baik, dari sebelumnya 8 orang/hari tahun 2015 jadi 5 orang/hari," ungkap Plt. Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kesehatan Kerja Kemenaker, Maruli Apul Kasoloan, di Menara Bidakara, Jakarta, Rabu (18/5/2016) malam.
Ia menambahkan, sektor yang paling banyak mengalami kecelakaan kerja adalah konstruksi, sebanyak 1.500 orang/tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut ia mengatakan, hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pendidikan di pekerjaan konstruksi.
"Ya mereka kan yang kerja di sana itu rata-rata pendidikannya minim, sehingga tidak mau menurut kalau dikasih tahu," tuturnya. (wdl/wdl)











































