Menurut Jonan, pembangunan LRT Palembang sudah mengalami kemajuan yang cukup baik. Berdasarkan peninjauannya ke lokasi, pemasangan tiang pancang telah mencapai 10 kilometer (km) dari total proyek 23 km.
"Sudah mencapai 10 kilometer dari 23 kilometer, tapi belum pasang rel ini baru tiang terus juga pengeboran dan sebagainya," jelas Jonan, setelah menghadiri RMOL Democracy Award, di Hotel Horison Palembang, Sumatera Selatan, Jumat malam (20/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kira-kira kalau sampai akhir tahun ini sampai 30% lebih prasarana. Tahun depan 70% sampai 80% selesai. Secara teori Januari atau Februari 2018 selesai," ungkap Jonan.
Ditemui di tempat yang sama, Dirjen Perkeretaapian, Prasetyo Buditjahjono, menyebutkan Kementerian Perhubungan juga merencanakan pembangunan prasarana depo dekat Stasiun Stadion Jakabaring. Pembangunan depo ini diperlukan sebagai tempat penyimpanan dan perawatan kereta api ringan secara berkala.
"Depo di dekat Jakabaring. Untuk perawatan harian, bulanan, maupun tahunan," tutur Prasetyo.
Rencana pembangunan depo LRT masih butuh dukungan pemerintah daerah setempat. Peran Pemda Sumatera Selatan sangat dibutuhkan dalam pengadaan lahan dengan pekiraan luas mencapai 5 hektar.
"Sedang proses pengadaan lahan di Pemda," pungkas Prasetyo. (wdl/wdl)











































