Jonan Pastikan Proyek Rel Ganda Kereta di Sumsel Rampung Akhir 2016

Jonan Pastikan Proyek Rel Ganda Kereta di Sumsel Rampung Akhir 2016

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Sabtu, 21 Mei 2016 12:17 WIB
Jonan Pastikan Proyek Rel Ganda Kereta di Sumsel Rampung Akhir 2016
Foto: Ardan Adhi Chandra
Palembang - Proyek rel ganda (double track) di Kertapati-Prabumulih, Sumatera Selatan terus dibangun. Akhir tahun ini, proyek sepanjang 80 kilometer (km) ini akan selesai.

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, usai meninjau lokasi proyek. Jonan memulai perjalanannya menggunakan kereta inspeksi dari Stasiun Kertapati menuju Stasiun Serdang.

Awalnya Jonan berencana mengunjungi Stasiun Simpang, namun karena masih ingin menikmati perjalanan di jalur kereta Sumatera, Jonan memutuskan untuk meneruskan perjalannya sampai ke Stasiun Serdang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kereta bertolak dari Stasiun Kertapati pada pukul 07.40 WIB dan sampai di Stasiun Serdang pukul 08.45 WIB. Menteri Jonan didampingi Dirjen Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono, Staf Khusus Menhub Hadi M. Djuraid, Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro, dan pejabat lainnya dari Kementerian Perhubungan juga KAI.

Jonan menyebutkan, pembangunan rel ganda dari Kertapati ke Prabumulih sudah mencapai 50 km dari total 80 km.

"Saya lihat pembangunan double track Kertapati-Prabumulih 80 kilometer sudah selesai 50 kilometer. Sisa 30 kilometer (km) di ujung-ujung diselesaikan tahun ini. Ini bagian dari program Trans Sumatera," jelas Jonan, setelah meninjau lokasi pembangunan rel ganda di Stasiun Kertajati, Palembang, Sabtu (21/5/2016).

Pihaknya berharap dengan adanya rel ganda di Sumatera Selatan dapat meningkatkan frekuensi perjalanan kereta barang maupun penumpang.

"Dengan adanya double track kapasitas lintasnya lebih banyak. Kereta penumpang frekuensinya bisa lebih banyak," tutur Jonan.

Proyek pembangunan double track juga tengah dikebut di beberapa daerah di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses kereta api kepada masyarakat.

"Selain di Sumatera Selatan banyak contohnya di Sumatera Utara, Sulawesi, dan Selatan Jawa," kata Jonan. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads